Cerita Jaga Bumi
Awal semua dimulai
AWAL SEMUA DIMULAI
Perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan degradasi ekosistem menjadi tantangan global yang semakin mendesak. Dampaknya terasa langsung pada kualitas hidup, kesehatan, serta keberlanjutan ekonomi dan sosial. Di tengah kondisi ini, Telkomsel menghadirkan Telkomsel Jaga Bumi sebagai payung berbagai inisiatif lingkungan yang dirancang untuk menciptakan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Sejak 2022, Telkomsel Jaga Bumi terus berkembang dari program pengelolaan limbah menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan pelanggan, mitra, komunitas, dan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari aksi sosial perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Telkomsel dalam menjalankan prinsip bisnis berkelanjutan dan ESG.
Dari langkah awal menuju gerakan yang lebih besar
Telkomsel Jaga Bumi dimulai dari upaya sederhana namun penting: mengurangi dampak limbah plastik melalui pengelolaan kemasan kartu perdana dan cangkang SIM. Dari fondasi ini, program kemudian berkembang ke berbagai bentuk aksi lingkungan lain yang lebih luas.
Salah satu pengembangannya hadir melalui program carbon offset bersama Jejakin, yang memungkinkan pelanggan menukarkan Telkomsel Poin menjadi pohon. Lewat pendekatan ini, pelanggan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung penanaman pohon dan pemulihan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Di saat yang sama, Telkomsel Jaga Bumi juga memperkuat pendekatan pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan PlusTik, sekaligus menjalankan aksi lapangan seperti beach clean-up dan edukasi lingkungan di area konservasi. Setiap langkah dirancang bukan hanya untuk mengurangi dampak, tetapi juga membangun kesadaran dan partisipasi yang lebih luas.
Dampak yang sudah berjalan
Hingga saat ini, Telkomsel Jaga Bumi telah mencatat berbagai capaian sebagai wujud aksi yang terus bertumbuh:
Capaian ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif dapat menghasilkan dampak yang nyata.
Program utama dalam Telkomsel Jaga Bumi
Carbon Offset
Melalui kolaborasi bersama Jejakin, pelanggan Telkomsel dapat menukarkan poin menjadi pohon dan berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan jejak karbon. Program ini menghubungkan partisipasi pelanggan dengan aksi lingkungan yang nyata, sekaligus memperkuat pendekatan berbasis data dan pemantauan teknologi dalam pengelolaan area konservasi.
Waste Management
Telkomsel Jaga Bumi juga mendorong pendekatan ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah plastik kartu perdana dan cangkang SIM. Bersama PlusTik, limbah yang terkumpul didaur ulang menjadi berbagai produk reusable seperti pavement block, phone holder, dan tempat sampah. Program ini menjadi langkah konkret dalam mengurangi akumulasi limbah plastik sekaligus memperpanjang nilai guna material.
Beach Clean-Up dan Edukasi
Selain pengelolaan limbah dan carbon offset, Telkomsel Jaga Bumi juga hadir lewat aksi lapangan seperti beach clean-up di kawasan konservasi mangrove, termasuk Labuan Bajo. Kegiatan ini dipadukan dengan edukasi pengelolaan sampah plastik kepada komunitas lokal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan yang lebih berkelanjutan.
Sekarang giliran kita
Memasuki fase berikutnya, Telkomsel Jaga Bumi bergerak menuju Movement 2026. Pendekatannya tidak lagi berhenti pada program, tetapi berkembang menjadi gerakan yang lebih terbuka, partisipatif, dan melibatkan lebih banyak pihak.
Dengan semangat Small Actions, Real Impact, Telkomsel mengajak siswa SMA, mahasiswa, komunitas, pelanggan, dan masyarakat luas untuk belajar, berdiskusi, dan bertindak bersama. Momentum ini menegaskan peran Telkomsel sebagai enabler dampak digital dan keberlanjutan, dengan menempatkan banyak pihak sebagai aktor utama perubahan lingkungan.
Roadshow ke empat kota menjadi salah satu bentuk nyata dari langkah tersebut. Tujuannya bukan hanya memperluas awareness, tetapi juga membangun rasa memiliki bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.
Telkomsel Jaga Bumi adalah perjalanan yang terus bertumbuh. Berawal dari pengelolaan limbah, berkembang menjadi aksi carbon offset, lalu meluas menjadi gerakan kolaboratif yang menghubungkan teknologi, partisipasi pelanggan, dan aksi nyata di lapangan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Cerita Jaga Bumi
Awal semua dimulai
AWAL SEMUA DIMULAI
Perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan degradasi ekosistem menjadi tantangan global yang semakin mendesak. Dampaknya terasa langsung pada kualitas hidup, kesehatan, serta keberlanjutan ekonomi dan sosial. Di tengah kondisi ini, Telkomsel menghadirkan Telkomsel Jaga Bumi sebagai payung berbagai inisiatif lingkungan yang dirancang untuk menciptakan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Sejak 2022, Telkomsel Jaga Bumi terus berkembang dari program pengelolaan limbah menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan pelanggan, mitra, komunitas, dan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari aksi sosial perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Telkomsel dalam menjalankan prinsip bisnis berkelanjutan dan ESG.
Dari langkah awal menuju gerakan yang lebih besar
Telkomsel Jaga Bumi dimulai dari upaya sederhana namun penting: mengurangi dampak limbah plastik melalui pengelolaan kemasan kartu perdana dan cangkang SIM. Dari fondasi ini, program kemudian berkembang ke berbagai bentuk aksi lingkungan lain yang lebih luas.
Salah satu pengembangannya hadir melalui program carbon offset bersama Jejakin, yang memungkinkan pelanggan menukarkan Telkomsel Poin menjadi pohon. Lewat pendekatan ini, pelanggan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung penanaman pohon dan pemulihan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Di saat yang sama, Telkomsel Jaga Bumi juga memperkuat pendekatan pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan PlusTik, sekaligus menjalankan aksi lapangan seperti beach clean-up dan edukasi lingkungan di area konservasi. Setiap langkah dirancang bukan hanya untuk mengurangi dampak, tetapi juga membangun kesadaran dan partisipasi yang lebih luas.
Dampak yang sudah berjalan
Hingga saat ini, Telkomsel Jaga Bumi telah mencatat berbagai capaian sebagai wujud aksi yang terus bertumbuh:
Capaian ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif dapat menghasilkan dampak yang nyata.
Program utama dalam Telkomsel Jaga Bumi
Carbon Offset
Melalui kolaborasi bersama Jejakin, pelanggan Telkomsel dapat menukarkan poin menjadi pohon dan berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan jejak karbon. Program ini menghubungkan partisipasi pelanggan dengan aksi lingkungan yang nyata, sekaligus memperkuat pendekatan berbasis data dan pemantauan teknologi dalam pengelolaan area konservasi.
Waste Management
Telkomsel Jaga Bumi juga mendorong pendekatan ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah plastik kartu perdana dan cangkang SIM. Bersama PlusTik, limbah yang terkumpul didaur ulang menjadi berbagai produk reusable seperti pavement block, phone holder, dan tempat sampah. Program ini menjadi langkah konkret dalam mengurangi akumulasi limbah plastik sekaligus memperpanjang nilai guna material.
Beach Clean-Up dan Edukasi
Selain pengelolaan limbah dan carbon offset, Telkomsel Jaga Bumi juga hadir lewat aksi lapangan seperti beach clean-up di kawasan konservasi mangrove, termasuk Labuan Bajo. Kegiatan ini dipadukan dengan edukasi pengelolaan sampah plastik kepada komunitas lokal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan yang lebih berkelanjutan.
Sekarang giliran kita
Memasuki fase berikutnya, Telkomsel Jaga Bumi bergerak menuju Movement 2026. Pendekatannya tidak lagi berhenti pada program, tetapi berkembang menjadi gerakan yang lebih terbuka, partisipatif, dan melibatkan lebih banyak pihak.
Dengan semangat Small Actions, Real Impact, Telkomsel mengajak siswa SMA, mahasiswa, komunitas, pelanggan, dan masyarakat luas untuk belajar, berdiskusi, dan bertindak bersama. Momentum ini menegaskan peran Telkomsel sebagai enabler dampak digital dan keberlanjutan, dengan menempatkan banyak pihak sebagai aktor utama perubahan lingkungan.
Roadshow ke empat kota menjadi salah satu bentuk nyata dari langkah tersebut. Tujuannya bukan hanya memperluas awareness, tetapi juga membangun rasa memiliki bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.
Telkomsel Jaga Bumi adalah perjalanan yang terus bertumbuh. Berawal dari pengelolaan limbah, berkembang menjadi aksi carbon offset, lalu meluas menjadi gerakan kolaboratif yang menghubungkan teknologi, partisipasi pelanggan, dan aksi nyata di lapangan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Cerita Jaga Bumi
Awal semua dimulai
AWAL SEMUA DIMULAI
Perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan degradasi ekosistem menjadi tantangan global yang semakin mendesak. Dampaknya terasa langsung pada kualitas hidup, kesehatan, serta keberlanjutan ekonomi dan sosial. Di tengah kondisi ini, Telkomsel menghadirkan Telkomsel Jaga Bumi sebagai payung berbagai inisiatif lingkungan yang dirancang untuk menciptakan dampak nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Sejak 2022, Telkomsel Jaga Bumi terus berkembang dari program pengelolaan limbah menjadi gerakan kolaboratif yang melibatkan pelanggan, mitra, komunitas, dan masyarakat. Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari aksi sosial perusahaan, tetapi juga memperkuat komitmen Telkomsel dalam menjalankan prinsip bisnis berkelanjutan dan ESG.
Dari langkah awal menuju gerakan yang lebih besar
Telkomsel Jaga Bumi dimulai dari upaya sederhana namun penting: mengurangi dampak limbah plastik melalui pengelolaan kemasan kartu perdana dan cangkang SIM. Dari fondasi ini, program kemudian berkembang ke berbagai bentuk aksi lingkungan lain yang lebih luas.
Salah satu pengembangannya hadir melalui program carbon offset bersama Jejakin, yang memungkinkan pelanggan menukarkan Telkomsel Poin menjadi pohon. Lewat pendekatan ini, pelanggan tidak hanya menjadi pengguna layanan, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung penanaman pohon dan pemulihan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Di saat yang sama, Telkomsel Jaga Bumi juga memperkuat pendekatan pengelolaan sampah melalui kolaborasi dengan PlusTik, sekaligus menjalankan aksi lapangan seperti beach clean-up dan edukasi lingkungan di area konservasi. Setiap langkah dirancang bukan hanya untuk mengurangi dampak, tetapi juga membangun kesadaran dan partisipasi yang lebih luas.
Dampak yang sudah berjalan
Hingga saat ini, Telkomsel Jaga Bumi telah mencatat berbagai capaian sebagai wujud aksi yang terus bertumbuh:
Capaian ini menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan kolaboratif dapat menghasilkan dampak yang nyata.
Program utama dalam Telkomsel Jaga Bumi
Carbon Offset
Melalui kolaborasi bersama Jejakin, pelanggan Telkomsel dapat menukarkan poin menjadi pohon dan berkontribusi langsung terhadap upaya pengurangan jejak karbon. Program ini menghubungkan partisipasi pelanggan dengan aksi lingkungan yang nyata, sekaligus memperkuat pendekatan berbasis data dan pemantauan teknologi dalam pengelolaan area konservasi.
Waste Management
Telkomsel Jaga Bumi juga mendorong pendekatan ekonomi sirkular melalui pengelolaan limbah plastik kartu perdana dan cangkang SIM. Bersama PlusTik, limbah yang terkumpul didaur ulang menjadi berbagai produk reusable seperti pavement block, phone holder, dan tempat sampah. Program ini menjadi langkah konkret dalam mengurangi akumulasi limbah plastik sekaligus memperpanjang nilai guna material.
Beach Clean-Up dan Edukasi
Selain pengelolaan limbah dan carbon offset, Telkomsel Jaga Bumi juga hadir lewat aksi lapangan seperti beach clean-up di kawasan konservasi mangrove, termasuk Labuan Bajo. Kegiatan ini dipadukan dengan edukasi pengelolaan sampah plastik kepada komunitas lokal untuk membangun kepedulian dan kebiasaan yang lebih berkelanjutan.
Sekarang giliran kita
Memasuki fase berikutnya, Telkomsel Jaga Bumi bergerak menuju Movement 2026. Pendekatannya tidak lagi berhenti pada program, tetapi berkembang menjadi gerakan yang lebih terbuka, partisipatif, dan melibatkan lebih banyak pihak.
Dengan semangat Small Actions, Real Impact, Telkomsel mengajak siswa SMA, mahasiswa, komunitas, pelanggan, dan masyarakat luas untuk belajar, berdiskusi, dan bertindak bersama. Momentum ini menegaskan peran Telkomsel sebagai enabler dampak digital dan keberlanjutan, dengan menempatkan banyak pihak sebagai aktor utama perubahan lingkungan.
Roadshow ke empat kota menjadi salah satu bentuk nyata dari langkah tersebut. Tujuannya bukan hanya memperluas awareness, tetapi juga membangun rasa memiliki bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama.
Telkomsel Jaga Bumi adalah perjalanan yang terus bertumbuh. Berawal dari pengelolaan limbah, berkembang menjadi aksi carbon offset, lalu meluas menjadi gerakan kolaboratif yang menghubungkan teknologi, partisipasi pelanggan, dan aksi nyata di lapangan. Karena perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.